Posted by : Sarang_Kunti Oktober 02, 2012

Kawula muda yang gemar berpakaian seksi sekarang harus berhati-hati. Dr. Malvinder Parmar dari District Hospital, Ontario, Kanada mengabarkan bahwa celana ketat sepinggul berpeluang menimbulkan penyakit Paresthesia. Ini jenis penyakit yang rasanya seperti kesemutan dan panas dikulit.

Menurut Parmar, dalam setahun terakhir ini dia kedatangan cukup banyak pasien yang mengeluhkan rasa panas dan gatal disekitar paha. Gangguan saraf ringan itu terjadi sejak mereka suka mengenakan pakaian ketat. Secara logis pun hal ini bisa dipahami karena anak kecil pun tahu kalau anggota tubuh yang dibungkus dengan ketat, tentu akan mempersempit dan menghambat peredaran darah atau jalan saraf.
Masih menurut Parmar dalam tulisannya di Canadian Medical Association Journal, jika penyakit Paresthesia ini dibiarkan bisa menyebabkan kelumpuhan
Oleh karena itu disetiap terapinya, Parmar menyuruh para pasien untuk tidak berpakaian ketat. Hasilnya, hanya dalam waktu 6 minggu setelah pasiennya merubah kebiasaan menjadi tidak memakai pakaian ketat, para pasien menunjukkan perbaiakan.

Penyakit lain yang bisa menjangkit pemakai pakaian ketat yakni biduran, bentuknya bentol-bentol seperti digigit ulat bulu. Jika tidak diobati akan menimbulkan bekas kemerahan.

Ini dampak pakaian ketat dari segi kesehatan. Dari sisi lain, pakaian ketat juga mengundang maksiat. Pakaian ketat 'kan menunjukkan lekuk tubuh dengan jelas. Ini bisa menundang niat jahat lawan jenis. Jauh-jauh Rasulullah SAW megingatkan dalam sebuah haditsnya
"Ada 2 golongan penghuni Neraka yang belum pernah kulihat. Satu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi yang digunakan oleh orang-orang untuk memukulnya. Dan wanita yang berpakaian tapi telanjang. Berlenggak-lenggok kepala mereka seperti punuk unta yang condong. Dia tidak akan masuk Surga dan tidak akan pernah mencium harumnya." (HR. Muslim)
Bagi perempuan yang aktif diluar rumah, pakaian longgar sama sekali tidak menjadi penghalang. Justru mempermudah gerak dan aman dari incaran mata keranjang. Kemajuan zaman pun tidak jadi penghalang berkembangnya beragam mode. So, meskipun tidak memakai pakaian ketat, anda tetap boleh berkreasi dengan jilbab yang tidak keluar dari rel syar'i. Diantaranya warna yang tidak norak, menghindari gambar yang tidak karuan atau yang mengundang perhatian.

Nah sekarang tidak ada alasan lagi untuk tidak berpakaian islami, selain terhindar dari berbagai macam penyakit, anda juga sudah menjalankan ajaran Islam dengan benar.
Selamat tinggal pakaian ketat.

Silahkan Berkomentar

Silahkan Berkomentar

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © 2013 Sarang Kunti - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan - Edited by Sarang Kunti -

DMCA.com Protection Status